Penyebab Diare Pada Bayi Yang Harus Diketahui Ibu

Penyebab Diare Pada Bayi Yang Harus Diketahui IbuBayi diketahui lebih sering buang air besar dibandingkan dengan orang dewasa. Maka, memang wajar saja jika banyak dari orang tua yang tidak mengetahui bahwa bayi sedang mengalami diare. Untuk informasi umum, bayi yang baru saja lahir mempunyai bentuk tinja yang lembut apalagi jika sudah mengonsumsi ASI. Sedangkan dari warna dan aroma pada tinja bayi tergantung dari apa yang dikonsumsi sang ibu. Maka dari itu, orang tua harus lebih tahu mengenai penyebab dari diare pada bayi menurut hamil.co.id. Berikut ini ulasannya!

Terkena Virus dan Bakteri

Virus memang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya diare pada bayi. Virus yang dimaksud bisa di antaranya virus influenza, calicivirus, rotovirus, dan masih ada beberapa lagi jenis virus yang  bisa menjadi penyebab diare. Tidak hanya diare, tetapi juga dapat menyebabkan demam dan muntah-muntah.

Sedangkan dari segi bakteri yang dapat menjadi penyebab diare pada bayi  antara lain Shigella, E.Colli,  Staphylocossus, dan beberapa jenis bakteri lain yang bisa membuat tinja bayi menjadi berwarna hitam, tinja berdarah, sakit perut, juga demam pada bayi. Virus dan bakteri bisa bersumber dari mana saja, baik itu benda yang sering dimainkan oleh bayi maupun makanan yang sering dikonsumsi.

Bersumber Dari Makanan

Makanan memang sangat berkaitan erat dengan diare. Hal ini disebabkan karena makanan langsung masuk ke dalam tubuh dan langsung diserap oleh tubuh. Jika ada sesuatu yang salah dengan makanan, maka tubuh bisa langsung bereaksi. Bayi masih dengan mudah terkena intoleransi makanan, karena saluran pencernaan pada bayi masih sangat sensitif, maka dari itu bisa menjadi penyebab diare pada bayi.  Salah satu contoh intoleransi makanan pada bayi adalah intoleransi laktosa yang bisa menyebabkan gas berlebih pada perut dan juga diare.

Selain intoleransi makanan yang menjadi penyebab diare pada bayi, bayi juga mudah mengalami alergi makanan. Bayi yang sudah dengan bebas mendapatkan makanan pendamping ASI, biasanya membuat orang tua lupa bahwa sistem pencernaan bayi sangat berbeda dengan sistem pencernaan orang dewasa.  Maka dari itu, seharusnya orang tua lebih berhati-hati dalam memberikan makanan di luar ASI pada bayi.

Reaksi Obat-Obatan

Karena memiliki daya tahan tubuh yang masih lemah, wajar saja jika bayi masih sering terkena penyakit ringan. Orang tua biasanya akan memberikan obat-obatan umum yang sering diberikan pada bayi. Padahal, setiap obat yang diberikan kepada bayi harus melalui saran dari dokter. Contohnya saja pemberian antibiotik  yang sudah biasa menjadi obat pereda nyeri dan obat utama jika terkena penyakit ringan. Padahal, pemakaian antibiotik pun harus sesuai dengan anjuran dokter.

Minuman Tidak Sehat

Jika bayi sudah diperbolehkan mengonsumsi makanan maupun minuman di luar ASI, orang tua biasanya memberikan susu formula atau susu buatan. Memang, sebenarnya diperbolehkan tetapi pemberian harus tetap dalam angka yang wajar dan tidak boleh terlalu sering. Selain susu formula, orang tua harus berhati-hati dalam pemberian jus buah. Biasanya terdapat banyak kandungan buatan jika orang tua membelinya dari luar. Kadar gula buatan inilah yang bisa menjadi penyebab diare pada bayi.

Infeksi Pada Telinga

Jika ada sesuatu yang tidak beres pada tubuh bayi, tentu bayi akan memberi respons seperti menangis tanpa henti. Salah satu contohnya yaitu infeksi pada telinga. Rasa sakit yang dirasakan bayi akan membuatnya terus memegang telinga. Kemudian bayi akan muntah, tidak mau makan, hingga akhirnya terkena diare.

Itula ulasan mengenai penyebab diare pada bayi yang mesti diketahui oleh orang tua terutama ibu. Untuk mengobatinya, ibu bisa melakukan dengan cara yang alami atau langsung menghubungi dokter, semoga artikel ini bermanfaat.